Read

Jumat, 08 Juni 2012

Promosi Berkebun Via DUnia Maya

SURABAYA – Berkebun di Kota? Bukan hal yang tak mungkin lagi dilakukan. Adanya keterbatasan lahan tidak lantas menjadi alasan bagi masyarakat kota untuk bisa membuat lingkungan sekitarnya lebih hijau.
Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Indonesia Berkebun yang digawangi oleh Ridwan Kamil dan Shafiq Pontoh. Komunitas ini berawal dari antusias masyarakat Jakarta yang tenyata sangat tertarik untuk berkebun namun tidak ada cukup lahan yang bisa digunakan.
Oleh karena itu keduanya menggagas sebuah Komunitas yang fokus pada penciptaan lahan hijau ditengah kota. Tak hanya itu komunitas ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi komunitas sekitarnya.
“Hingga saat ini Indonesia Berkebun sudah tersebar di 23 kota, salah satunya di Surabaya yaitu Surabaya Berkebun,” kata Ifana, salah satu penggiat Surabaya Berkebun saat ditemui siang itu.
Uniknya, komunitas ini menjaring masa lewat dunia maya yaitu Facebook dan Twitter. “Kami nggak ada basecamp, tapi ya twitter dan facebook aja,” tambah Ifana sambil tertawa. Hingga saat ini follower dari Indonesia Berkebun di twitter @IDberkebun mencapai angka 4119 sedangkan @srbyberkebun mencapai angka 494.
“Awalnya kita nggak sengaja publish di social media, ternyata banyak yang mempunyai pemikiran yang sama dan responnya bagus,” tambah Ifana.
Banyak kegiatan yang sudah dilakukan oleh Surabaya Berkebun salah satunya yang baru diselenggarakan November lalu. Dalam acara yang bertajuk ‘Tanam Hore Perdana’ tersebut para pengiat Surabaya Berkebun melakukan penanaman tanaman toga disalah satu tempat di Surabaya.
Selain itu Surabaya Berkebun juga telah berkerjasama dengan Desa Made Surabaya yang menurut Ifana merupakan contoh urban farming yang berhasil.
Untuk warga Surabaya yang ingin mengetahui tips paling tepat melakukan urban farming bisa langsung follow @IDberkebun dan @srbyberkebun. Selain tips, warga Surabaya juga bisa mendapatkan informasi kegiatan yang diadakan oleh Surabaya Berkebun dan ikut bergabung, karena komunitas ini terbuka bagi siapa saja

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More